Masalah besar menghadang generasi muda dewasa ini, yakni derasnya arus teknologi informasi yang datang silih berganti dengan cepat tanpa terbendung. Menimbulkan berbagai macam dampak pada masyarakat.

Kondisi global tersebut adalah masalah bersama yang harus disikapi oleh semua pihak, utamanya pemerintah sebagai pemangku kebijakan, masyarakat serta organisasi kepemudaan seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

“KNPI adalah rumah besar bagi seluruh organisasi kepemudaan, harus dapat menampung segala potensi, serta harus memahami ancaman yang ada,” papar Wabup Yudi Sumbogo saat menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah III KNPI Kabupaten Pacitan di Aula Pertemuan Hotel Srikandi (31/01/19).

Wabup memaparkan tiga Piranti agar organisasi yang berdiri sejak 1973 tersebut selalu siap menghadapi kondisi apa pun. Pertama harus kreatif dengan berbagai hal baru dan merubahnya menjadi peluang. Kedua harus bersikap mandiri dan memiliki arah yang jelas. “Terakhir saya berharap KNPI harus dapat berkolaborasi dengan stakeholder mana pun dan elemen apa pun,” harap Wabup.

Plt Bupati Trenggalek sekaligus Ketua KNPI Jawa Timur Muchammad Nur Arifin hadir pada kesempatan tersebut, kedatangan yang mendadak disambut hangat Wabup serta seluruh undangan.

Mas Ipin sapaan akrabnya (Plt Bupati Mochammad Nur Arifin) menyampaikan rasa bangga kepada Pemda Pacitan yang telah bersedia menghadiri kegiatan tersebut. Kehadiran pemerintah mengandung banyak nilai positif, untuk memperoleh hasil yang baik di suatu daerah.

“Kehadiran pemerintah pada kegiatan ini merupakan Code, pemerintah menjadi jembatan sekaligus juri, Fear dan tanpa pengondisian, terpenting apa pun hasilnya saya harap rukun menjadi prioritas dan mulailah bekerja,” kata Mas Ipin menuturkan. (budi/wira/DiskominfoPacitan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *