Kerja bakti siswa MAN Pacitan membantu pembangunan rumah bantuan Muhammadiyah.

Peserta Kemah Bakti (Student Work Camp) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pacitan membantu proses pembangunan rumah relokasi korban bencana tanah longsor di Dusun Pojok Desa Wonoanti Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan, Jumat (27/4/2018).

Pembangunan rumah relokasi ini sedang dikerjakan tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pacitan bekerja sama dengan PDM Pacitan dan PDM Blitar. Sebanyak 32 siswa, dari 600 peserta kemah bakti, tiba di lokasi di Dusun Pojok Desa Wonoanti ini dengan berjalan kaki dari balai desa.

Seminggu sebelumnya sebagian panitia sudah datang dan menyiapkan berbagai keperluan saat acara dilaksanakan. “Kami datang lebih dahulu untuk koordinasi dengan berbagai fihak di desa, agar pelaksanaan kegiatan berjalan maksimal dan lancar”, kata Muh. Fatha, salah satu panitia Student Work Camp.

Para peserta kemah bakti ini membantu memindahkan pasir dan batu untuk dua rumah yang belum jadi. Sedangkan untuk dua rumah yang sudah jadi, mereka membantu mengecat tembok. Di Dusun Pojok ini, Muhammadiyah membantu pembangunan empat rumah warga korban bencana tanah longsor yang terjadi pada 29 November 2017 lalu.

Dan sejak Desember 2017 PDM Pacitan, PDM Blitar dan Lazismu Blitar menyiapkan lahan pengganti untuk ditempati empat warga Desa Wonoati yang jadi korban yaitu keluarga Juri, Sogeni, Meseni, dan Slamet. “Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik semua yang telah membantu. Terutama kepada Muhammadiyah yang membantu membangun rumah kami kembali,” kata Juri, salah satu korban.

(isa anshori/pwmu.co)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *